Awalnya blog kumpulan tugas kuliah, lantas menjelma menjadi sarang laba-laba. kini dihidupkan kembali dengan berbagai post di dalamnya, beberapa artikel yang mungkin bermanfaat untuk dibaca, beberapa hanyalah limbah dari pikiran dan tulisan yang sayang jika hanya mengendap di folder tak terbaca.

Sabtu, 26 September 2015

Zat Gizi dan Psikologi #3 : "Pengaruh Minyak Ikan Terhadap Perkembangan Mental Anak"



PENGARUH MINYAK IKAN TERHADAP PERKEMBANGAN MENTAL ANAK

A.      PEMBAHASAN

            Perkembangan anak, khususnya perkemangan mental dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor keturunan, lingkungan tempat anak tumbuh, dan nutrisi yang diperoleh merupakan salah satu contoh faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan anak. Pada nutrisi yang diperoleh, pemenuhan sejumlah jenis kandungan gizi dari makanan menentukan perkembangan anak dalam porsi yang cukup besar. Salah satu kandungan gizi yang memegang peranan penting dalam perkembangan mental anak yaitu omega 3 yang terdapat dalam minyak ikan. Minyak ikan memiliki kandungan omega 3 yang tinggi. Omega 3 merupakan salah satu sumber gizi yang penting untuk pembentukan energi dalam tubuh, sebagai pelarut beberapa vitamin yang diperlukan tubuh (A, D, E, K) agar dapat diserap.

            Pada dasarnya, terdapat dua jenis asam lemak berdasarkan susunan kimianya, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak tak jenuh dianggap lebih bernilai gizi oleh para ahli gizi karena lebih reaktif dan dapat berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.Asam lemak tak jenuh memiliki fungsi yang sangat kompleks dalam tubuh manusia. Nutrisi ini memegang peranan penting dalam berbagai komunikasi antar sel dalam tubuh dan dalam proses pembentukan lemak dan protein dalam tubuh.

            Omega-3 sendiri merupakan sebuah keluarga asam lemak tak jenuh yang memiliki ikatan ganda pada struktur kimianya. Yang termasuk dalam keluarga asam lemak Omega-3 yang berperan gizi penting bagi tubuh adalah docosahexaenoic acid (DHA), alfa-linolenic acid (ALA) dan eicosapentaenoic acid (EPA). Asam-asam lemak tak jenuh ganda ini merupakan nutrisi penting bagi anak yang perlu didapatkan dari makanan.

            Omega 3 terkandung di dalam minyak ikan dengan kadar lebih tinggi daripada kadar  dalam ikan utuh. Omega 3 bagi anak-anak memiliki peran yang sangat besar. Berikut merupakan fungsi omega 3 bagi perkembangan mental anak :

1.      Meningkatkan konsentrasi dan memori
Penggunaan minyak ikan meningkatkan konsentrasi pada anak-anak. Omega-3 dalam minyak ikan mengurangi risiko kehilangan memori jangka pendek dan juga, kontrol hiperaktif pada anak-anak.

2.      Meningkatkan kesehatan otak 
            Otak manusia terdiri dari sekitar 60% lemak, yang sebagian besarnya adalah DHA omega-3 yang tersedia dalam kelimpahan dalam minyak ikan Minyak ikan untuk anak-anak penting karena mengembangkan kesehatan otak dan daya konsentrasi. Meskipun lemak jenuh lain memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk sel otak, lemak tak jenuh ganda seperti DHA memiliki peran yang lebih besar bagi anak-anak untuk beraktivitas.

3.      Mengurangi gejala ADHD 
            Omega 3 dapat mengurangi risiko ADHD. ADHD atau Attention Deficit Hyperactive Disorders , yaitu suatu kondisi di mana anak - anak seringkali menunjukkan tanda-tanda seperti kurang perhatian, mudah teralihkan perhatiannya (tidak focus) , emosi yang meledak-ledak bahkan aktifitas yang berlebihan.Anak-anak dengan gangguan defisit perhatian dapat menghadapi kesulitan berfokus pada apa pun. Anak-anak dengan ADHD sering diresepkan obat-obatan seperti Ritalin yang memiliki efek negatif pada kesehatan mereka. Cara terbaik adalah dengan menambahkan minyak ikan suplemen untuk diet sehari-hari anak, dan hidup sehat.

            Sebuah penelitian dilakukan di Australia Selatan dan membuktikan bahwa omega-3 minyak ikan ketika digunakan dengan omega-6 minyak dapat menyembuhkan ADHD dan mengurangi sebagian besar gejala ADHD. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan sekitar 132 anak-anak, terungkap bahwa anak-anak yang mengambil minyak ikan suplemen dengan mineral multi-vitamin menunjukkan perbaikan gejala mereka. 

4.      Mengurangi disleksia dan dyspraxia
            Disleksia adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan intelektual anak. Ketidakmampuan anak belajar, secara substansial membatasi kemampuan anak untuk membaca, menulis dan berbicara dengan benar. Anak-anak penderita Disleksia tidak dapat mengeja kata dengan benar dalam teks tertulis.  Ketidakmampuan ini dapat diobati dengan suplemen minyak ikan. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak ikan dengan makanan sehari-hari mereka dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan mereka.

5.      Memperlakukan anak-anak dengan autism
            Autisme adalah gangguan yang mempengaruhi perkembangan sosial dan psikologis anak. Anak-anak dengan autisme sering memiliki kesulitan dalam mengembangkan hubungan normal dengan orang lain. Mereka cenderung untuk tidak berbagi kepentingan dengan orang lain. Seringkali anak-anak ini tidak dapat menafsirkan sinyal non-verbal untuk mengkomunikasikan ekspresi wajah mereka. Kebanyakan orang dengan autis memiliki gangguan bahasa dan memungkinkan untuk tidak pernah dapat berbicara sama sekali. Dengan demikian, ikan dalam suplemen minyak akan membantu anak-anak untuk mengatasi dari autisme dengan menyediakan omega 3.

6.      Mengurangi risiko Skizofrenia
            Suplemen minyak ikan mengandung omega-3 asam lemak tak jenuh ganda yang mengurangi risiko skizofrenia pada anak-anak. Anak-anak memiliki suatu gugusan mendasari disfungsi dalam metabolisme asam lemak yang secara substansial dapat mengurangi risiko psikosis atau skizofrenia.

B.       KESIMPULAN
            Seperti yang telah dijabarkan di atas, minyak ikan memiliki segudang manfaat yang berperan dalam perkembangan. Oleh karena itu, konsumsi minyak ikan dalam dosis yang disarankan sekiranya sangat baik dalam mendukung perkembangan anak disamping asupan gizi dari makanan pokok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar