Likopen
dalam Tomat sebagai Pencegahan Kanker Prostat
oleh : Dwi Astuti Farikha
Dewasa
ini, seiring dengan munculnya berbagai jenis makanan, penyakit yang diderita
manusia pun beragam. Pola makan yang salah, kurang berolahraga, serta gaya
hidup yang serba instan menyebabkan berbagai penyakit mudah sekali bersarang di
tubuh. Kanker prostat menduduki peringkat kedua penyebab kematian akibat kanker
pada pria. Sekitar 72% pria yang didiagnosa kanker prostat akan hidup sampai 10
tahun dan 53% akan hidup sampai 15 tahun. Menu makanan adalah salah satu faktor
yang dianggap sebagai faktor resiko yang penting untuk pertumbuhan kanker
prostat, selain faktor usia, faktor keturunan/genetik, faktor lingkungan dan
faktor gaya hidup seperti merokok.1
Likopen
adalah bahan alami yang ditemukan dalam jumlah besar pada tomat dan buah-buahan
berwarna merah lain seperti semangka, pepaya dan jambu. Likopen berperan
sebagai antioksidan dan memiliki pengaruh dalam menurunkan resiko berbagai penyakit
kronis termasuk kanker.1
Apa Itu Kanker Prostat ?
Kelenjar prostat terletak di perut bagian
bawah, yaitu di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kemih. Fungsi prostat
adalah memproduksi air mani untuk melarutkan sperma yang dihasilkan oleh
testis. Pada laki-laki muda, prostat kira-kira berukuran sedikit lebih besar
dari kacang mede (sekitar 4x2 cm), dan membesar seiring bertambahnya usia.2
Kaker adalah pertumbuhan yang tidak normal dan tidak
terkendali dari sel-sel tubuh. Kanker prostat adalah kelompok sel yang tidak
normal di kelenjar prostat. Kanker prostat dapat menjadi ganas, tumbuh sangat
cepat, dan dapat menyebar ke organ tubuh lainnya (metastasis). Selain itu, ada
kanker prostat yang tumbuh secara perlahan sehingga pasien tidak merasakan
gejala. Kanker prostat salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi pada
pria berusia di atas 50 tahun, meskipun tidak menutup kemungkinan terjadi pada
pria berumur sebelum 50 tahun.2
Sulit berkemih adalah salah satu gejala dari kanker prostat.
Gejala ini berupa perasaan
ingin berkemih namun tidak ada yang keluar, sehingga harus sering ke toilet
untuk berkemih karena keluarnya hanya sedikit-sedikit. Gejala ini terjadi
akibat membesarnya kelenjar prostat karena ada tumor di dalamnya. Secara alami
kelenjar prostat akan semakin membesar seiring bertambahnya usia seseorang, untuk
membedakan antara gejala pembesaran prostat dan kanker prostat maka seseorang
harus memeriksakan diri ke dokter. Gejala lainnya yaitu rasa nyeri dan keluar
darah saaat berkemih. Gejala ini jarang terjadi namun jangan diabaikan meskipun
darah yang keluar hanya sedikit, samar-samar, atau hanya berwarna merah muda.2
Gambar 1. Perbedaan antara prostat
normal dan kanker prostat
Likopen
Likopen adalah bahan alami yang ditemukan dalam
jumlah besar pada tomat dan buah-buahan berwarna merah lain seperti semangka, jambu
biji merah, jeruk florida, dan papaya. Likopen merupakan kelompok karotenoid
(seperti beta-karoten). Walaupun ada sekitar 600 karotenoid, likopen adalah
bentuk yang paling banyak ditemukan dalam makanan (betakaroten terbanyak
kedua).1 Selain
memberikan warna merah pada buah tomat, likopen terbukti efektif sebagai
antioksidan3.
Antioksidan adalah molekul yang sangat penting yang
bertindak sebagai pemusnah radikal bebas. Antioksidan bekerja menangkap radikal
bebas dan melepaskan elektronnya sendiri, sehingga mencegah oksidasi oleh
radikal bebas yang dapat merusak molekul-molekul lain. Tubuh kita secara alami
memiliki serangkaian jaringan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh.
Namun, tubuh tidak dapat memproduksi jumlah yang cukup. Menu makanan yang kaya
buah dan sayuran merupakan sumber antioksidan yang sangat baik, yang mengandung
vitamin E, vitamin C dan berbagai karotenoid seperti beta-karoten dan likopen.
Kebiasaan mengkonsumsi makanan kaya karoten telah lama dikaitkan dengan
berbagai keuntungan bagi kesehatan termasuk kemampuannya untuk melindungi tubuh
dari kerusakan oksidatif.1
Likopen terbukti sebagai antioksidan yang efektif,
yang berarti memiliki kemampuan untuk mencegah radikal bebas merusak sel yang
disebabkan oleh ROS (reactive oxygen species).
Sebagai antioksidan, likopen dua kali lebih efektif dibandingkan beta-karoten
dalam melindungi sel darah putih dari kerusakan membran oleh radikal bebas.4
Gambar 2. Buah-buahan sumber likopen
Kandungan Likopen paling tinggi berada pada tomat.
Pada tomat yang masih segar jumlah likopen sebesar 3,1-7,7 mg/100g.3 Tomat
yang dihancurkan atau dimasak nampaknya menjadi sumber likopen lebih baik
dibanding tomat utuh, karena selama proses pemanasan tersebut terjadi
isomerisasi dan oksidasi. Konsumsi tomat yang tidak dimasak tidak akan
meningkatkan konsentrasi serum likopen.5 Setelah diserap oleh tubuh,
likopen disimpan dalam hati, paru-paru, kelenjar prostat, kolon, dan kulit.
Konsentrasinya pada jaringan dalam tubuh cenderung lebih tinggi daripada
karotenoid lainnya. Ketika kadar likopen dalam darah meningkat, terjadi penurunan
level senyawa yang teroksidasi.3
Pada penelitian terhadap pasien-pasien kanker
prostat, konsumsi suplemen likopen terbukti memperlambat pertumbuhan tumor.
Pada pasien yang mengkonsumsi likopen, tumor prostat bahkan mengecil dan
menunjukkan penurunan tingkat antigen spesifik prostat (prostate specific
antigen/PSA), yaitu suatu senyawa yang diproduksi oleh sel kanker prostat yang
aktif. Catatan yang penting dalam penelitian ini adalah bahwa suplemen likopen
yang digunakan bukan suplemen likopen yang dimurnikan, melainkan konsentrat
tomat yang mengandung kadar tinggi likopen. Hasil penelitian di Harvard School
of Public Health menunjukkan bahwa konsumsi 10 porsi produk tomat per minggu
dapat menurunkan resiko kanker prostat hingga 35%. Penelitian ini memonitor
kebiasaan makan dan tingkat kejadian kanker prostat pada 48.000 orang pria
selama 4 tahun dan menguji 46 jenis buah dan sayur dan produk olahannya yang
dikonsumsi dalam menu makanan mereka. Efek protektif ternyata bahkan lebih kuat
ketika penelitian memfokuskan pada resiko kanker prostat yang lebih lanjut atau
lebih agresif. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa antioksidan
yang sangat kuat dan efektif dalam perawatan kanker prostat adalah likopen.
Penelitian ini juga mengemukakan bahwa likopen dapat dengan mudah diserap dan
disimpan pada prostat, kelenjar adrenalin, dan testis.1
Likopen telah terbukti cenderung terkonsentrasi di
jaringan prostat. Dari semua karotenoid yang ada di kelenjar prostat, kadar
likopen merupakan yang tertinggi. Penelitian Universitas Toronto menemukan bahwa
pasien kanker prostat memiliki level likopen serum dan jaringan prostat lebih
rendah dibandingkan responden yang sehat. Pada penelitian kultur sel, likopen,
jika dikombinasikan dengan vitamin E, mampu mencegah pertumbuhan sel-sel kanker
prostat. Data-data ini menunjukkan bukti lebih lanjut bahwa konsumsi lebih
banyak produk olahan tomat dan makanan lain yang mengandung likopen dapat
menurunkan risiko kanker prostat.3
Likopen dalam Olahan Tomat
Olahan tomat memiliki kadar likopen yang lebih
tinggi dibandingkan dengan tomat segar. Hal ini karena likopen dalam tomat
meningkat apabila diproses menggunakan suhu tinggi dan waktu yang sebentar.2
Tahapan proses pengolahan tomat yang melibatkan
pemanasan diantaranya adalah
evaporasi,
blanching dan pengeringan. Evaporasi merupakan proses yang melibatkan pindah
panas dan pindah massa secara simultan. Pada proses ini, sebagian air atau
pelarut akan diuapkan sehingga akan diperoleh suatu produk yang kental
(konsentrat). Penguapan terjadi karena cairan akan mendidih dan berlangsungnya
perubahan fase dari cair menjadi uap. Blanching
dilakukan untuk menghentikan semua proses kehidupan buah termasuk
penginaktifan enzim yang dapat mengakibatkan kerusakan pada warna, perubahan
flavor, aroma dan tekstur, membunuh jamur dan bakteri atau menyebabkan
koagulasi kandungan sel. Kedua proses ini umum digunakan pada pengolahan tomat
menjadi pasta, saus, sambal dan lain-lain. Sedangkan proses pengeringan umumnya
digunakan pada pembuatan bubuk atau tepung dan irisan tomat kering.1
Hasil penelitian menyebutkan bahwa sifat bioavailability
likopen meningkat setelah pemasakan, sehingga produk olahan tomat seperti saus,
jus dan saus pizza memiliki lebih banyak likopen yang bersifat bioavailable
dibandingkan tomat segar. Hal ini disebabkan karena likopen terikat dengan
struktur sel tomat dan perubahan suhu dalam proses pengolahan dapat melepaskan likopen
dari struktur sel tersebut. Likopen dalam buah yang belum diproses tersedia
dalam bentuk trans, yang merupakan bentuk yang tidak mudah diserap tubuh.
Pemanasan jus tomat dengan minyak jagung selama 1 jam mengubah likopen dari
bentuk trans menjadi cis, sehingga meningkatkan penyerapannya oleh tubuh.4
Ada
berbagai macam produk olahan tomat dengan berbagai cara pengolahan. Menurut
USDA produk olahan tomat antara lain :
1. Sari
tomat, yaitu produk yang didapatkan dari penyaringan tomat muda, matang atau
yang telah dimasak, melalui kain saring sehingga terpisah dari kulit dan biji.
2. Pasta
tomat, yaitu sari tomat yang diuapkan tidak atau dengan penambahan garam atau
rempah-rempah, sehingga mengandung tidak kurang dari 24% padatan tomat bebas
garam. Heavy tomato paste adalah pasta tomat yang mengandung tidak kurang dari
33% padatan tomat bebas garam, medium paste
mengandung 29-33% dan light paste
mengandung 25-29%. Tomat adalah buah yang memiliki berbagai vitamin dan senyawa
anti penyakit yang baik bagi kesehatan. Selain dikonsumsi dalam bentuk segar,
buah tomat dapat juga dikonsumsi dalam bentuk olahan, seperti sari tomat, pasta
tomat, pure tomat, saos tomat, jus tomat, dan lain-lain. Zat aktif utama dalam
tomat yang ditemukan dalam jumlah besar adalah likopen. Likopen sangat
bermanfaat bagi kesehatan, selain itu dapat berfungsi sebagai antioksidan
alami, mencegah kanker prostat, penyakit pada wanita seperti kanker payudara
serta menekan terjadinya osteoporosis. Berbagai penelitian menemukan bahwa
likopen dalam tomat akan lebih mudah diserap tubuh jika diproses menjadi olahan
seperti jus, pasta dan lain-lain.
3. Puree
tomat, yaitu sari tomat yang diuapkan tidak atau dengan penambahan garam dan mengandung
paling sedikit 8,5% padatan tomat bebas garam.
4. Saus
tomat, yaitu bubur kental yang diperoleh dari pasta tomat yang diuapkan dengan penambahan
bumbu untuk meningkatkan cita rasa seperti gula, garam, cuka, bawang merah, bawang
putih, cengkeh, dan merica dengan total padatan 30-40%.
Gambar 3. Saus tomat
5. Chilli sauce, yaitu produk yang dibuat dari potongan
kupasan tomat matang yang ditambah irisan lada, garam, gula, rempahrempah dan
cuka tidak atau dengan bawang merah dan bawang putih.
6. Jus
tomat, yaitu bubur tomat tidak atau dengan pemanasan dan tidak atau dengan penambahan
garam
Gambar 4. Jus tomat
Resep Olahan Tomat
Puree adalah salah satu olahan tomat.
Puree dibuat dengan cara memasak bubur atau slurry daging buah tomat dengan
gula hingga diperoleh kekentalan yang diinginkan Berikut adalah resep membuat puree
tomat.3
Bahan :
- Tomat 1 - 2 kg
- Gula pasir 5 % (b/v)
- Na-benzoat 0,1 % (b/v)
Alat :
- Pisau - Panci
- Saringan - Wadah / cup gelas
- Blender - Sealer
- Baskom
Cara Pembuatan :
- Buah tomat dicuci dengan air mengalir
- Buah tomat dibelah menjadi 2 bagian, biji dan air pada bagian
dalam buah tomat dibuang
- Daging buah tomat diblansing pada suhu
100oC selama kurang lebih 3 menit
- Setelah ditiriskan, kulit buah tomat dikelupas
- Daging buah tomat dihancurkan dengan blender hingga menjadi
bubur tomat
- Bubur tomat / slurry ditambahkan dengan gula secukupnya (sesuai
selera)
- Campuran
slurry dimasak dengan api kecil dan diaduk hingga mengental (kurang lebih
selama 15-20 menit)
- Puree yang telah jadi dan dingin siap untuk dikemas atau
dibekukan untuk memperpanjang daya
simpan
DAFTAR PUSTAKA
1. Kailaku,
Sari Intan Kailaku., Dewandari, Kun Tanti., dan Sunarmani. 2007. Potensi
Likopen dalam Tomat untuk Kesehatan. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan
Pascapanen Pertanian. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian Vol. 3.
2. Suryo,
Joko. 2005. Penyembuh Herbal Wasir dan Kanker Prostat.Yogyakarta : Bentang
Pustaka.
3. Rukmi,
Widya Dwi., Nurcholis, Mochamad., dan Maligan, Jaya Maha. 2010. Aneka Produk
Olahan Tomat dan Cabe. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya.
4. Mappiratu.,
Nurhaeni., dan Israwaty, IIa. 2010. Pemanfaatan Tomat Afkiran untuk Produksi
Likopen. Media Litbang Sulteng III No. (1) : 64 – 69.
5. Damayanthi,
Eva., Kustiyah, Lilik., dan Farizal, Henry. 2010. Aktivitas Antioksidan Bekatul Lebih Tinggi
daripada Jus Tomat dan Penurunan Aktivitas Antioksidan Serum setelah Intervensi
Minuman Kaya Antioksidan. Jurnal Gizi dan Pangan, 2010, 5(3): 205–210
Tidak ada komentar:
Posting Komentar