Awalnya blog kumpulan tugas kuliah, lantas menjelma menjadi sarang laba-laba. kini dihidupkan kembali dengan berbagai post di dalamnya, beberapa artikel yang mungkin bermanfaat untuk dibaca, beberapa hanyalah limbah dari pikiran dan tulisan yang sayang jika hanya mengendap di folder tak terbaca.

Kamis, 17 Desember 2015

NCP Pada Penyakit Gangguan Hepar



KASUS PENYAKIT HATI

Ny. K, 45 th, datang ke UGD dengan keluhan lemas, perut sebah, mual. Sejak 1 bulan ini pasien tidak memiliki keinginan untuk makan. Setiap makan hanya bisa menghabiskan 3-4 sendok bubur.

Dari pemeriksaan fisik :

TB       : 165 cm
BB       : 49 kg

Tanda vital :
TD       : 120/80 mmHg
Nadi    : 88 x/menit,lemah
Nafas             : 28 x/menit
Suhu  : 37 C
Mata   : conjungtiva anemis +/+, sklera ikterik +/+
Abdomen : ascites minimal
Ekstremitas : superior ; akral dingin +/+             Inferior : akral dingin +/+, udem     
Pasien sudah mendapatkan infus RL 20 tetes/menit. 

Hasil lab : Hb            : 10,2 gr/dL
               Lekosit        : 10.300
               GDS            : 210
               Albumin      : 2,9  mg/dl
               Ureum         : 103 mg/dl
               Creatinin    : 1,2 gr/dl
               Natrium       : 145
               Kalium        : 3,1
              Chlorida       : 2.20
              SGOT           : 90
              SGPT           : 86


 Penyelesaian kasus :



Kasus 1
Nama   : Ny. K
Umur   : 45 tahun

A. ASSESMEN GIZI
Domain
Data
Interpretasi
Food Nutrition-Related History (FH)


FH – 1.2.2.1
Amount of food :
3-4 sendok setiap kali makan
Kurang asupan
FH – 1.2.2.2
Type of food/meals :
Makanan lunak (bubur)

FH – 1.2.2.5
Food variety:
Hanya bisa mengasup bubur
Asupan makanan tidak bervariasi, kurang serat, vitamin, protein, lemak, karbohidrat
FH – 2.1.4.2
Parenteral access:
mendapatkan infus RL 20 tetes/menit.

FH – 4.2.4
Motivation:
Tidak memiliki keinginan untuk makan sejak 1 bulan yang lalu
Napsu makan turun
Anthropometric Data (AD)


AD – 1.1.1
Tinggi badan : 165 cm

AD – 1.1.2
Berat badan : 49 kg

AD – 1.1.5
BMI : 17,998
Underweight
Biochemical Data, Medical Test and Procedures (BD)


BD – 1.10.1
Hb : 10,2 gr/dL
Rendah
BD – 1.5.2
GDS : 210 mg/dL
Tinggi
BD – 1.11.1
Albumin : 2,9  mg/dl
Rendah
BD – 1.2.1
Ureum : 103 mg/dl
Tinggi
BD – 1.2.2
Kreatinin : 1,2 gr/dl
Normal
BD – 1.2.5
Natrium : 145 mmol
Nomal
BD – 1.2.6
Klorida : 2,2 mmol
Rendah
BD – 1.2.7
Kalium : 3,1 mmol
Rendah
BD – 1.4.2
SGPT : 86
Tinggi
BD – 1.4.3
SGOT : 90
Tinggi
Nutition-Focused Physical Findings (PD)


PD – 1.1.1
Overall appearance:
Keluhan lemas

PD – 1.1.4
Extremities, muscel & bones:
superior ; akral dingin
Inferior : akral dingin, udem
Ada udem, kemungkinan defisiensi protein dan vit. B1
PD – 1.1.5
Digestive system:
Asites minimal, perut sebah, mual
Ada asites, kemungkinan defisiensi protein
PD – 1.1.7
Head and eyes:
conjungtiva anemis, sklera ikterik

Anemia , kemungkinan defisiensi Fe
PD – 1.1.9
Vital sign:
TD       : 120/80 mmHg
Nadi    : 88 x/menit,lemah
Nafas   : 28 x/menit
Suhu    : 37 C

TD normal, nadi normal, nafas normal, suhu normal
Client History (CH)


CH – 1.1.1
Usia : 45 tahun

CH – 1.1.2
Gender : wanita

Comparative standards (CS)


CS – 1.1.1
Total energy estimated needs
1400 kkal
CS – 1.1.2
Method for estimating needs
Rumus Mifflin:
Kebutuhan energy basal: =(10xBB)+(6,25xTB)-(5xU)-161
=(10x49)+(6,25x165)-(5x45)-161
=490+1031,25-225-161
=1135,25 kkal
Aktivitas fisik:
=20% x 1135,25
=227,05 kkal
Total kebutuhan energy:
=1135,25 kkal +227,05 kkal
= 1362,3 kkal dibulatkan menjadi 1400 kkal
=
CS – 2.1.1
Total fat estimated needs
38,8 g
CS – 2.1.3
Method for estimating needed
L= 25% x 1400 kkal = 350 kkal= 38,9 g
CS – 2.2.1
Total protein estimated needs
52,5 g
CS – 2.2.3
Method for estimating needs
P= 15% x 1400 kkal= 210 kkal= 52,5 g
CS – 2.3.1
Total carbohydrate estimated needs
210 g
CS – 2.3.3
Method for estimating needs
KH= 60% x 1400 kkal= 840 kkal= 210 g
CS – 2.4.1
Total fiber estimated needs
35 g
CS – 2.4.3
Method for estimating needs
Kebutuhan serat= 25 g/1000 kkal/hari
=(25 gx1400 kkal)/1000 kkal
=35 g
CS – 3.1.1.1
Total fluid estimated needs
1470 cc
CS – 3.1.2
Method for estimating needs
Kebutuhan cairan dewasa= 30 cc/kg BB/hari
=30 cc x 49 kg= 1470 cc
CS – 5.1.1
Ideal/reference body weight
Rumus Brocca:
=90% x (TB-100) x 1 kg
=90% x (165-100) x 1 kg
=58,5 kg
CS – 5.1.2
Recommended body mass index (BMI)
Rekomendasi BMI =
=
= 21,48


B. DIAGNOSIS GIZI
Domain
Kalimat Diagnosis
Intake (NI)
·         Asupan makanan oral tidak adekuat (NI-2.1) berkaitan dengan mual dan perut terasa sebah ditandai dengan hanya mampu menghabiskan 3-4 sendok bubur setiap makan
·         Perubahan kadar Hb, albumin, GDS, SGOT, SGPT, ureum, klorida, kalium berkaitan dengan gangguan fungsi hati ditandai dengan hasil pemeriksaan Hb, albumin, klorida, kalium rendah dan GDS, SGOT, SGPT, ureum tinggi.

Clinical (NC)
Underweight (NC-3.1) berkaitan dengan asupan makanan oral tidak adekuat ditandai dengan IMT= 17,99

C. INTERVENSI GIZI
Tujuan intervensi gizi:
·         Meningkatkan asupan energi
·         Mencegah penurunan berat badan dan mencapai berat badan ideal
·         Mengontol kadar Hb, albumin, GDS, SGOT, SGPT, ureum, klorida, kalium hingga batas normal
Preskripsi diet:
·         Modifikasi jumlah : 1400 kkal/hari
·         Modifikasi jenis : makanan lunak
·         Modifikasi jadwal makan : 3x makan 2x selingan
·         Rute pemberian makanan melalui oral diet
·         Kebutuhan karbohidrat yaitu 60%, protein 15%, dan lemak tinggi 25% dari total kebutuhan energy

Implementasi:
1. Pemberian diet
·         Asupan energy dimulai dari 1400 kkal (perhitungan menggunakan BBA) dan ditambah secara bertahap menyesuaikan kondisi pasien hingga mencapai asupan menurut BBI
·         Pemberian makan 3x makan 2x selingan
-          Makan pagi jam 07.00
-          Selingan jam 10.00
-          Makan siang jam 12.30
-          Selingan jam 16.00
-          Makan malam jam 18.30
·         Makanan diberikan dalam tekstur lunak seperti bubur nasi, pudding, dll
·         Rekomendasi asupan karbohidrat 210 g, utamakan karbohidrat kompleks
2. Edukasi gizi
·         Topik               : Peningkatan jumlah asupan makanan padat energi, pemilihan jenis makanan, dan pentingnya aktivitas fisik.
·         Sasaran            : Pasien dan keluarga pasien
·         Tujuan             : mberikan informasi guna meningkatkan pengetahuan pasien mengenai diet yang diberikan.
·         Waktu             : ± 10 menit
·         Tanggal           : --
·         Tempat            : Kamar rawat pasien
·         Metode            : Ceramah dan tanya jawab.
·         Materi              : Informasi kepada pasien dan keluarganya mengenai diet yang dijalankan selama berada di rumah sakit yaitu diet 1400 kkal, pemberian contoh makanan yang tinggi zat gizi dan contoh aktivitas fisik yang dapat dijalankan

3. Konseling gizi
·         Topik               : Komitmen meneruskan untuk meningkatkan jumlah asupan makanan padat energy sesuai kebutuhan, pemilihan jenis makanan, dan manfaat aktivitas fisik.
·         Sasaran            : Pasien dan keluarga pasien
·         Tujuan             :
-          Memecahkan masalah dan kesulitan pasien dalam menjalankan diet regular 1400 kkal dan peningkatan aktivitas fisik.
-          Membuat komitmen bersama pasien dan keluarga dalam menjalankan diet regular 1400 kkal dan peningkatan aktivitas fisik.
-          Memotivasi pasien agar tetap menjalankan komitmen saat rawat jalan nantinya.
·         Waktu             : ± 30 menit
·         Tempat            : Kamar rawat pasien
·         Metode            : Diskusi (tanya jawab) serta pemberian leaflet, daftar bahan penukarmakanan, sertacontoh menu yang dapatdikonsumsiuntukmencapai diet pasien.
·         Materi              :
-          Informasi dan tujuan diet regular sertaaktivitasfisik yang cukup.
-          Menjelaskan dan memberikan contoh bahan makananyang boleh dikonsumsi dan serta bahan penukarnya.
-          Menjelaskan dan memberikan contoh bahanmakanan yang tidak boleh dikonsumsi atau dibatasi serta bahan penukarnya.
-          Menjelaskan dan memberikan contoh menu sehari sesuai dengan prinsip dan syarat diet yang diberikan.
-          Motivasi kepada Ny. K agar mau berkomitmen melaksanakan diet yang dianjurkanuntukmenunjangkesembuhannya.
-          Motivasi keluarga untuk membantu memotivasi Ny. K dalam mematuhi diet yang dilakukan.
D. MONITORING & EVALUASI
Domain
Data
Evaluasi Target
FH
·         Total energy intake (FH-1.1.1.1)
·         Ammount of food (FH-1.2.2.1)
·         Type of food (FH-1.2.2.2)
·         Asupan mencapai 1400kkal
·         Makanan yang disajikan 80% habis
·         Makanan bervariasi (KH, P.nabati, P.hewani, sayur, buah)
AD
·         BB (AD-1.1.2)
·         Weight Change (AD-1.1.5)
·         BMI (AD-1.15)
·         Peningkatan berat badan
·         BB naik 0.5-1kg/minggu
·         Peningkatan BMI
BD
·         Hb (BD-1.10.1)
·         GDS (BD – 1.5.2)
·         Ureum ( BD-1.2.1)
·         Albumin (BD – 1.11.1)
·         SGOT (BD – 1.4.2)
·         SGPT (BD – 1.4.3)
·         Kalium (BD-1.2.7)
·         Klorida  (BD-1.2.6)
·         Hb, GDS, ureum, albumin, SGOT, SGPT, kalium, dan klorida mencapai batas normal dan terkontrol
PD
·         Overall appearance ( PD-1.1.1)
·         Digestive system (PD-1.1.5)
·         Vital sign (PD-1.1.9)
·         Lemas berkurang, pasien nampak segar
·         Asites berkurang, perut sebah berkurang, mual hilang
·         Tekanan darah, nadi, nafas, dan suhu tetap normal